< img src="https://mc.yandex.ru/watch/104548671" style="position:absolute; left:-9999px;" alt="" />

Rumah > Blog > Comprehensive Overview of Industrial Wastewater Treatment Technologies for Petrochemical and Chemical Industries

Comprehensive Overview of Industrial Wastewater Treatment Technologies for Petrochemical and Chemical Industries

Dec 11,2025Reporter: DONGSHENG

Within the petrochemical and chemical sectors, industrial wastewater treatment technologies are central to ensuring sustainable production and environmental compliance. Wastewater from these industries typically exhibits complex compositions, containing high concentrations of organic matter, salts, and specific chemicals, necessitating highly customized treatment solutions. The latest industrial wastewater treatment technical specifications provide a clear framework for the engineering design, operation, and management of such effluents. An effective industrial wastewater treatment technology system is rarely a single method but rather a deep integration of physical, chemical, and biological approaches. For instance, advanced oxidation processes are increasingly common as pretreatment for high-concentration organic wastewater, breaking down large, recalcitrant organic molecules to prepare the effluent for subsequent biological treatment. A professional industrial wastewater treatment plant flexibly adjusts the coordination of multiple technical units based on fluctuations in influent quality, ensuring the final effluent consistently meets regulatory standards or stringent reuse criteria.


Deep Treatment and Reuse Technology for Refinery Wastewater


Deep treatment and reuse technology for refinery wastewater is a combined process designed to recycle treated effluent into circulating cooling water systems. This technology typically incorporates multiple stages, including aerated biological filtration, coagulation sedimentation, advanced oxidation, fiber filtration, and activated carbon filtration. Its core objective is not merely discharge but achieving internal water circulation within the plant premises, which is crucial for refining enterprises in water-scarce regions. In practical operation, an industrial wastewater treatment plant equipped with this technology can consistently maintain the chemical oxygen demand (COD) of reclaimed water at approximately 30 mg/L and ammonia nitrogen at around 2 mg/L. Achieving this effect hinges on meticulous process control. For instance, real-time water quality monitoring via intelligent water management systems dynamically adjusts chemical dosing. This data-driven, closed-loop control significantly enhances system stability while mitigating human operational risks. The ultimate goal of applying such industrial wastewater treatment technologies is to significantly reduce a company's fresh water consumption while meeting stringent refinery water treatment standards.


Teknologi Tanpa Pembuangan Limbah Cair untuk Limbah Kimia Batubara dengan Salinitas Tinggi


Teknologi terintegrasi tanpa pembuangan limbah cair dan pemulihan sumber daya untuk air limbah kimia batubara dengan salinitas tinggi mewakili tahap lanjutan dari pengolahan air limbah industri saat ini. Tujuannya adalah untuk memulihkan semua air dan garam dari air limbah, mencapai pembuangan limbah cair mendekati nol. Tantangannya terletak pada kenyataan bahwa air limbah kimia batubara tidak hanya memiliki kandungan garam yang tinggi tetapi juga mengandung ion pembentuk kerak seperti kalsium, magnesium, silikon, dan fluorida, bersama dengan bahan organik yang sulit terurai. Oleh karena itu, pendekatan pengolahan air limbah industri yang sukses harus mengintegrasikan unit pra-pengolahan yang sangat efisien. Pertama, teknologi penghilangan sinergis diperlukan untuk secara simultan menghilangkan ion pembentuk kerak dan bahan organik konsentrasi rendah, yang penting untuk memastikan operasi yang aman dan stabil dari komponen membran inti selanjutnya. Air limbah yang telah dipra-olah kemudian memasuki sistem pemisahan dan konsentrasi garam yang terdiri dari proses membran seperti nanofiltrasi, osmosis terbalik, dan elektrodialisis. Tujuannya adalah untuk memisahkan dan memekatkan berbagai garam seperti natrium klorida dan natrium sulfat. Akhirnya, air garam pekat memasuki unit kristalisasi penguapan untuk menghasilkan garam kristal kelas industri. Pengalaman praktis menunjukkan bahwa instalasi pengolahan air limbah industri yang menggunakan proses terintegrasi semacam itu dapat mencapai tingkat pemulihan air limbah secara keseluruhan melebihi 97%, sekaligus memulihkan produk sampingan garam dengan kualitas yang beragam. Hal ini sepenuhnya menunjukkan bahwa teknologi pengolahan air limbah industri modern telah bergeser dari pemurnian sederhana ke pemulihan sumber daya.


Teknologi Mikroelektrolisis Katalitik


Mikroelektrolisis katalitik adalah teknologi pra-perlakuan yang terutama digunakan untuk air limbah organik berkonsentrasi tinggi dan sulit diolah. Prinsipnya melibatkan penggunaan pengisi spesifik untuk membentuk sel mikro-galvanik yang tak terhitung jumlahnya di dalam air limbah. Melalui aksi elektrokimia, sel-sel ini memecah struktur molekul senyawa organik kompleks, meningkatkan biodegradabilitasnya sekaligus menghilangkan sebagian kebutuhan oksigen kimia (COD) dan warna. Di instalasi pengolahan air limbah industri di sektor petrokimia, kimia, dan farmasi, teknologi ini sering ditempatkan sebelum unit pengolahan biologis untuk menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi pemrosesan mikroba selanjutnya. Keunggulannya meliputi kondisi reaksi yang relatif ringan, modularitas peralatan yang tinggi, dan adaptasi yang efektif terhadap fluktuasi kualitas air. Pengalaman operasional menunjukkan bahwa efektivitas mikroelektrolisis katalitik sangat terkait dengan pH air limbah, waktu retensi, dan aktivitas media, sehingga memerlukan penyesuaian parameter yang tepat berdasarkan kualitas air limbah yang masuk. Jika digabungkan dengan proses biokimia atau oksidasi lanjutan selanjutnya, teknologi ini memungkinkan pembangunan sistem pemurnian mendalam yang sangat efisien dengan biaya yang relatif terkendali. Dengan demikian, sebagai komponen penting dari proses pengolahan gabungan, teknologi pengolahan air limbah industri ini menawarkan solusi praktis dan efektif untuk mengatasi tantangan yang terus-menerus dihadapi dalam mengolah air limbah yang sulit diolah, menjadikannya pilihan utama untuk tahap pra-pengolahan di banyak instalasi pengolahan air limbah industri.


Related News

    Tidak Ada Data

Terima Pertanyaan Anda! Kami akan menghubungi Anda dalam waktu 24 jam.

OKE

Dapatkan Harga Daur Ulang

  • Nama*
  • Alamat Email*
  • Telepon/WhatsApp
  • Negara
  • Pesan*
  • Kirim